Dari Bincang Ringan Soal Hak Pilih Menjadi Giat Konsolidasi Demokrasi di Pantai Cemara Demung
|
Situbondo – Pemerintah mulai menggalakkan Work From Anywhere (WFA) dan Work From House (WFH) guna efisiensi anggaran, akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat Bawaslu Kabupaten Situbondo untuk melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi.
Bermula dari bincang ringan bersama masyarakat sipil dari unsur perempuan di Pantai Cemara Demung pada Jumat (8/2/5/2026), kegiatan tersebut berubah menjadi ajang konsolidasi demokrasi yang mengusung tema pentingnya keterlibatan perempuan dalam mengawal hak pilih sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi partisipatif di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan dialogis tersebut dilaksanakan oleh Dini Meilia Meiranda, Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas yang mengajak masyarakat khususnya perempuan untuk memahami pentingnya menjaga hak pilih sebagai hak konstitusional warga negara yang harus dilindungi bersama.
Dalam penyampaiannya, Dini dijelaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran demokrasi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Selain sebagai pemilih, perempuan juga dinilai memiliki peran penting dalam mengawal kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif terhadap tahapan pemilu dan pemilihan.
Peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai tantangan demokrasi, seperti politik uang, disinformasi, serta potensi hilangnya hak pilih masyarakat akibat ketidakakuratan data pemilih. Oleh karena itu, keterlibatan aktif perempuan dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan inklusif.
Melalui konsolidasi demokrasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat, khususnya perempuan, untuk terus aktif menjaga nilai-nilai demokrasi dan memastikan setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik pada setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan.
Penulis : Dini Meilia Meiranda