Bawaslu Kabupaten Situbondo Siap Awasi Pelaksanaan Coktas Triwulan I Tahun 2026
|
Situbondo- Senin, (9/3/2026) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Situbondo menyatakan kesiapan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pengawasan ini dilakukan guna memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dini Meilia Meiranda, Koordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Situbondo menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Situbondo dalam pelaksanaan Coktas Triwulan I Tahun 2026 menyasar beberapa kriteria pemilih yang menjadi fokus pencermatan. Di antaranya adalah pemilih yang telah meninggal dunia, pemilih yang beralih status menjadi anggota TNI atau Polri, serta pemilih yang berpindah domisili ke wilayah lain.
Selain itu, juga dilakukan terhadap pemilih pemula yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, yakni warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau sudah atau pernah menikah. Data pemilih yang berpotensi ganda maupun pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat juga menjadi bagian penting dalam proses pencocokan dan penelitian tersebut.
Dini menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara melekat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan akuntabel,
Diketahui dari pemaparan Andi Wahyu Pratama, Kadiv Rendatin KPU Kabupaten Situbondo bahwa rencana pelaksanaan coktas yang akan dilakukan KPU Kabupaten Situbondo selama 2 Hari pada Rabu-Kamis, 11-12 Maret 2026 dengan fokus 4 titik setiap harinya, sehingga total 8 titik wilayah kecamatan/desa yang akan di coktas.
Dengan pengawasan yang optimal, Bawaslu berharap pelaksanaan pemutakhiran data pemilih dapat menghasilkan daftar pemilih yang lebih berkualitas sehingga menjadi dasar yang kuat dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis.
Penulis & Editor : Dini Meilia Meiranda