Bawaslu Kabupaten Situbondo Gelar Konsolidasi Demokrasi di Desa Poka'an, Bahas Dinamika Sistem Pemilu Berlandaskan Sila Keempat Pancasila
|
Situbondo – Bawaslu Kabupaten Situbondo kembali melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi di Desa Poka'an (25/2/2026) sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi dan sistem kepemiluan di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang dialog bersama masyarakat untuk membahas berbagai dinamika sistem pemilu sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi yang berlandaskan Pancasila.
Dalam forum tersebut, peserta diajak memahami bahwa sistem pemilu di Indonesia terus mengalami perkembangan sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika sosial, politik, dan kebutuhan bangsa. Berbagai perubahan regulasi maupun mekanisme penyelenggaraan pemilu merupakan bagian dari proses penyempurnaan demokrasi agar semakin menjunjung tinggi prinsip keadilan, keterbukaan, serta partisipasi masyarakat.
Pembahasan utama menitikberatkan pada makna Sila Keempat Pancasila, yakni "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan", sebagai landasan filosofis sistem ketatanegaraan Indonesia. Sila tersebut menegaskan bahwa demokrasi Indonesia tidak hanya bertumpu pada suara mayoritas, tetapi juga mengedepankan musyawarah, kebijaksanaan, serta penghormatan terhadap aspirasi rakyat melalui mekanisme perwakilan yang sah.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Situbondo menekankan bahwa pemilu merupakan instrumen konstitusional untuk mewujudkan kedaulatan rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga integritas proses demokrasi, mencegah praktik politik uang, penyebaran informasi yang menyesatkan, serta berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa yang adandi Kabupaten Situbondo. Berbagai pandangan dan masukan yang disampaikan peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Situbondo berharap masyarakat semakin memahami bahwa demokrasi bukan hanya berlangsung pada hari pemungutan suara, melainkan merupakan proses yang harus dijaga secara berkelanjutan melalui partisipasi aktif, pengawasan bersama, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penulis : Dini Meilia Meiranda