Bawaslu Situbondo Perkuat Komitmen Wujudkan Pemilu Inklusif dan Setara bagi Semua
|
Bawaslu Situbondo – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Situbondo memperkuat komitmen untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu berlangsung inklusif, setara, dan nondiskriminatif. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Rapat Penerapan Kebijakan Inklusif dalam Penyelenggaraan Pemilu yang digelar di Media Center Bawaslu Kabupaten Situbondo, Kamis (13/8/2026).
Rapat tersebut menjadi forum untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi jajaran pengawas mengenai pentingnya pemenuhan hak politik seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas, kelompok rentan, serta masyarakat yang menghadapi hambatan dalam mengakses informasi dan layanan kepemiluan.
Koordinator Divisi SDMO-D Bawaslu Kabupaten Situbondo, Sainur Rasyid, menegaskan bahwa prinsip inklusivitas harus menjadi bagian penting dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu. Menurutnya, seluruh warga negara harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi dan menggunakan hak politiknya.
“Pemilu harus dapat diakses oleh seluruh warga negara tanpa diskriminasi. Karena itu, kita perlu memastikan bahwa setiap pemilih, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi dan menggunakan hak pilihnya,” ujar Sainur.
Ia menjelaskan, pemenuhan hak politik masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kesempatan untuk memberikan suara. Akses terhadap informasi kepemiluan, proses pemutakhiran data pemilih, akses menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga pelayanan kepada pemilih saat pemungutan suara juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.
Menurut Sainur, masih terdapat berbagai kondisi yang berpotensi menjadi hambatan bagi kelompok rentan dalam menggunakan hak politiknya. Hambatan tersebut antara lain keterbatasan akses fisik menuju TPS, kesulitan memperoleh informasi kepemiluan, serta belum optimalnya pemahaman terhadap kebutuhan kelompok tertentu.
“Karena itu, jajaran pengawas harus memiliki perspektif yang sama dalam mengidentifikasi dan mengawasi potensi kerawanan tersebut. Pengawasan tidak cukup hanya memastikan prosedur berjalan, tetapi juga harus memastikan hak politik masyarakat benar-benar terpenuhi,” lanjutnya.
Dalam rapat tersebut, jajaran Bawaslu juga membahas penguatan koordinasi dengan berbagai pihak, antara lain KPU, pemerintah daerah, organisasi penyandang disabilitas, kelompok masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memetakan berbagai hambatan yang mungkin dihadapi kelompok rentan sekaligus merumuskan langkah pencegahan dan solusi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bawaslu Kabupaten Situbondo mendorong agar kebutuhan kelompok rentan menjadi perhatian dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu. Pengawasan diarahkan antara lain pada akses terhadap informasi, pemutakhiran data pemilih, aksesibilitas TPS, pelayanan kepada pemilih, serta potensi terjadinya perlakuan diskriminatif.
Selain akses fisik dan pelayanan, penyampaian informasi kepemiluan juga perlu memperhatikan karakteristik serta kebutuhan setiap kelompok masyarakat. Informasi harus disampaikan melalui pendekatan dan media yang memungkinkan seluruh pemilih memperoleh dan memahami informasi kepemiluan secara setara.
Melalui penerapan kebijakan inklusif tersebut, Bawaslu Kabupaten Situbondo berkomitmen memperkuat fungsi pencegahan dan pengawasan terhadap potensi diskriminasi dalam penyelenggaraan Pemilu.
Penerapan kebijakan inklusif diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi menjadi bagian dari budaya penyelenggaraan Pemilu yang menjamin kesetaraan hak politik setiap warga negara.
Dengan penguatan koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan, Bawaslu Kabupaten Situbondo berharap kualitas pengawasan terhadap pemenuhan hak kelompok rentan semakin meningkat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari mendorong terwujudnya Pemilu yang demokratis, berkeadilan, aksesibel, inklusif, dan nondiskriminatif.
Penulis : Ulfa Nur Hayati
Editor : Dini Meilia Meiranda
Foto : Septian